Langsung ke konten utama

Battery Management System (BMS)

 Battery Management System (BMS)

 

Battery Management System (BMS) adalah sistem elektronik yang mengontrol dan mengelola kinerja baterai (umumnya untuk jenis baterai Lithium).

Fungsi utamanya meliputi:

  • Monitoring: Memantau kondisi baterai seperti tegangan, arus, suhu, dan kapasitas tersisa.
  • Pengendalian Pengisian dan Pengosongan: Mengatur arus masuk dan keluar dari baterai untuk mencegah overcharge dan overdischarge yang dapat merusak baterai.
  • Perlindungan: Melindungi baterai dari kondisi yang dapat merusaknya, seperti arus berlebih, suhu tinggi, atau kondisi short circuit.
  • Pemantauan Keselamatan: Memberikan peringatan atau tindakan darurat jika terjadi kondisi yang membahayakan keselamatan, seperti overheating atau short circuit.
  • Optimasi Kinerja: Mengoptimalkan kinerja baterai dengan menjaga kondisi operasional yang optimal untuk memperpanjang umur pakai dan efisiensi baterai.

 

Blok Diagram dan Fungsinya

BMS block diagram STATE OF CHARGE ESTIMATION: 

 

SPESIFIKASI BATERAI LITHIUM



                                        Li-Ion            Lifepo4

V nominal                    3.7 V                3.2 V

V charging                     4.2 V

V overcharge cutoff    4.3 V

V discharge cutoff       2.75

Baterai lithium-Ion dalam kondisi normal memiliki tegangan nominalnya sebesar 3.7V , dalam keadaan overcharge 4.3V, dan dalam keadaan Low 2.4V. Itu semua adalah batas aman. Baterai lithium tidak boleh overcharge hingga > 4.3 V ketika di isi dan < 2.4 V ketika discharge.

Contoh; sebuah Laptop yg menggunakan tegangan 12-19Volt, sementara tegangan untuk satu sel baterai lithium adalah 3.7V maka membutuhkan 3 atau 4 buah baterai yg disusun seri untuk menghasilkan tegangan sebesar yang dibutuhkan

Untuk pemakaian terus-menerus dalam waktu yg lama. Jika tidak adanya BMS maka laptop tidak akan mengerti kapan waktunya baterai untuk di charge atau kapan waktunya baterai untuk dilepaskan dari chargernya. Karena baterai Lithium tidak boleh overcharge (> 4.3V) maupun overdischarging (< 2.4V)  Untuk itulah, dibutuhkan sebuah BMS.

Pengosongan ataupun pengisian baterai lithium yang dirangkai seri tidak mungkin seragam. Artinya ada baterai yang terlalu tinggi pengisiannya, ada yang terlalu lambat kosongnya. Kondisi pengisian dan pengosongan yang tidak merata dan ketika sebuah baterai mengalami penyimpangan maka baterai tersebut akan segera rusak, yang kemudian menyusul dengan baterai yang lain.

 

Mengenal Fungsi Dan Cara Kerja BMS Baterai 3s.

 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Inrush Current

Inrush Current adalah  Lonjakan arus masuk maksimal sesaat (arus kejut listrik) yang ditarik oleh perangkat listrik saat pertama kali dihidupkan. Lonjakan arus sesaat ini digunakan untuk mengisi/ charge capasitor penstabil tegangan secara cepat pada perangkat elektronik tersebut. Saat pertama kali dinyalakan, capacitor berusaha untuk mengisi dirinya secepat mungkin (dalam hitungan hanya beberapa milidetik!), dan resistansi rangkaian turun drastis sampai mendekati nol sehingga seolah-olah terjadi konslet/ hubung-singkat. Menurut rumus fisika/ Hukum Ohm, besarnya arus yg mengalir sama dengan tegangan jaringan listrik dibagi dengan resistansi rangkaian (i = V / R).  Saat capacitor sedang mengisi muatan, resistansi yg tersisa hanyalah dari kabel jaringan. Seandainya kabel tersebut memiliki resistansi 1 ohm, maka arus yg mengalir bisa mencapai [220volt dibagi 1 ohm] = 220 Ampere! Lebih dari cukup untuk men-trigger mcb yg ada di rumah. Arus yg sangat besar ini disebut Inrush C...

Memperbaiki Firmware HDD Seagate Baracuda 500 GB

Memperbaiki Firmware Hard disk dengan Serial/ RS-232 port Kali ini saya akan mencoba memperbaiki harddisk Seagate SATA 500 GB yang tiba-tiba ke detect sebagai ST_M13FQBL dan kapasitas harddisk dinyatakan 0 GB. Bermasalah di firmware HDD. Setelah googling, perkiraan penyebab kerusakan tersebut pada firmware HDD tsb. Untuk mengatasi firmware pada harddisk digunakan komunikasi serial antara pc dan harddisk. Kalau kita perhatikan port di belakang harddisk, ada beberapa connector berbaris di antaranya supply tegangan (Port PSU), I/O connector IDE/ SCSI/ SATA dan ada beberapa pin Jumper Connector seperti di gambar. Untuk pembahasan kali ini, penulis membatasi pada Harddisk merk Seagate Barracuda kapasitas 500 GB dengan type ST500DM002, Firmware : KC48 STX-720012(B) atau  720011yang akan di re-flashing firmware dari HDD tersebut dengan menggunakan aplikasi hyper terminal pada win XP atau aplikasi terminal lainnya, Seperti Putty, Realterm, dll. Untuk Windows 7, 8, Vista, dapat men...
Seputar CCTV dan IP Camera Istilah-istilah yang sering dijumpai dan artinya: ONVIF :  ONVIF merupakan sebuah organisasi organisasi nirlaba dan menjadi sebuah forum industri terbuka untuk mempromosikan dan mengembangkan standar global antarmuka produk keamanan fisik berbasis IP. Ruang lingkup kerja di ONVIF didorong dan dilaksanakan oleh para anggotanya di berbagai komite dan kelompok kerja.   Tujuan dari forum ONVIF adalah untuk memfasilitasi pengembangan dan penggunaan standar global terbuka untuk antarmuka produk video jaringan . Spesifikasi ONVIF akan memastikan interoperabilitas antara produk jaringan video terlepas dari produsen. ini akan menjadi lebih mudah bagi para pengguna, integrator, konsultan dan produsen untuk mengambil keuntungan dari kemungkinan yang ditawarkan oleh video jaringan, sehingga lebih hemat biaya dan solusi yang fleksibel, memperluas peluang pasar dan mengurangi risiko. Untuk lebih jelasnya bisa lihat di http://...